Minggu, 15 Januari 2012

Tokoh-Tokoh Ekonomi Dunia


Bagi yg butuh buat tugas ekonomi nih silahkan ambil
tapi jangan disamain di cak aj yaa biar gak sama ^^
dan jangan lupa di follow yaaa
Adam Smith (1723-1790)

Seorang ahli ekonomi terkenal dari Skotlandia yang hidup sekitar abad 18, pernah menulis sebuah buku yang sangat terkenal dalam dunia ekonomi yang berjudul “The Wealth Of Nation” (1776). Lahir di Krickcaldy Skotlandia 5 Juni 1723 – meninggal di Edinburgh, Skotlandia, 17 Juli 1790 pada umur 67 tahun
 Dalam buku ini ia menyatakan bahwa kemajuan manusia dan tatanan sosial suatu masyarakat akan tercipta apabila setiap individu yang ada di dalamnya mengejar kepentingannya sendiri-sendiri.
Adam Smith percaya bahwa sikap individualistis yang dipicu oleh kepentingan pribadi akan menciptakan tatanan dan kemajuan. Ia menyatakan bahwa untuk memperoleh uang manusia atau produsen akan memperoleh barang dan jasa tertentu. Sedangkan konsumen akan membeli barang atau jasa yang paling mereka butuhkan.
Ketika produsen dan konsumen bertemu, maka terciptalah pasar dan dengan terciptanya pasar maka terbentuklah pola produksi yang akan menciptakan suatu keseimbangan social (Social harmoni) dan keseimbangan sosial ini tercipta tanpa adanya campur tangan dari pemerintah.
Tidak adanya campur tangan dari pemerintah ini disebut tangan yang tak terlihat (invisible hand). Smith menyatakan bahwa manusia adalah homo economicus yang selalu ingin memuaskan dirinya sendiri.


David Richardo (1772-1823)
Lahir: 18-April-1772
Tempat lahir: London, Inggris
Meninggal: 11-September-1823
Lokasi kematian: Gatcombe Park, Gloucestershire, Inggris
Penyebab kematian: tidak ditentukan
Tetap: Dikuburkan, St Nicholas Churchyard, Chippenham,Wiltshire, Inggris
Agama: Anglikan / Episkopal
Ras atau Etnis: Putih
Kebangsaan: Inggris


Dia berkebangsaan Inggris yang hidup di awal abad ke-18 yang sangat mementingkan peran dunia usaha untuk bergerak dinamis guna menggerakkan perekonomian sebuah Negara. Buku yang dikarangnya berjudul “Principles of Political Economy and Taxation (1817). David yakin bahwa dengan bertambahnya modal adalah kunci dari pertumbuhan ekonomi bangsa, dan satu-satunya cara untuk mewujudkan hal itu dengan mendorong sektor produksi untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.
David Richardo percaya bahwa faktor tenaga kerja adalah hal yang paling penting dalam pencapaian kemakmuran suatu Negara. Ia juga melihat bahwa dengan bertambahnya penduduk maka tingkat penghasilan atau upah yang diperoleh mereka akan turun sampai pada tingkat dimana upah itu tidak cukup lagi menyokong pemenuhan kebutuhan mereka.
Seiring dengan pertambahan penduduk harga tanahpun melonjak, dan hal ini akan menurunkan besarnya keuntungan yang diperoleh dari sektor produksi. Pertumbuhan modalpun akan terhambat yang akan menurunkan pola pertumbuhan ekonomi. Namun demikian Richardo percaya bahwa pada saat hal ini terjadi, sector produksi telah terlebih dahulu menyebar ke seluruh negeri sehingga dampak yang ditimbulkannya akan dapat segera teratasi dan perekonomian dapat segera pulih kembali.

Teori yang dikemukakan David Richardo banyak mempengaruhi para ekonom lainnya. Karl Marx dipengaruhi Richardo melalui teorinya tentang nilai pekerja (labor theory of value) yang menjelaskan bahwa nilai dari suatu barang produksi ditentukan oleh jumlah tenaga kerja yang diperlukan dalam pembuatan barang produksi tersebut. John Stuart Mills juga menggunakan teori David Richardo dalam upayanya untuk melakukan reformasi social.

Mohammad Hatta
Nama : Dr. Mohammad Hatta (Bung Hatta)
Lahir : Bukittinggi, 12 Agustus 1902
Wafat : Jakarta, 14 Maret 1980
Istri : (Alm.) Rahmi Rachim
Gelar Pahlawan : Pahlawan Proklamator RI tahun 1986
Pendidikan :
* Europese Largere School (ELS) di Bukittinggi (1916)
* Meer Uirgebreid Lagere School (MULO) di Padang (1919)
* Handel Middlebare School (Sekolah Menengah Dagang), Jakarta (1921)
* Gelar Drs dari Nederland Handelshogeschool, Rotterdam, Belanda (1932)
            Muhammad Hatta adalah seorang patriot bangsa yang mendedikasikan dirinya  demi kesejahteraan rakyat dan bangsa Indonesia. Hatta yang terlahir pada 12 Agustus 1902, mendapatkan pendidikan tingginya di Belanda.
            Kehidupan mahasiswa yang dinamis, mau tidak mau menempa Hatta muda menjadi seorang manusia unggul yang sanggup berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Konsep ekonomi gotong royong yang di dengung-dengungkannya, akhirnya menjadi landasan system koperasi di Indinesia.
            Saking getolnya dengan konsep ekonomi gotong royong ini, Hatta di jadikan bapak koperasi Indonesia dan tanggal lahirnya diperingati sebagi hari koperasi. Kehidupannya sangat sederhana hingga untuk membeli sepasan sepatu bermerekpun beliau tidak mampu, sangat menginspirasi orang lain.
            Kegilaannya akan buku dan membaca juga menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi generasi sekarang. Hatta yang masih sempat mencicipi kemajuan ekonomi Indonesia sangat sadar bahwa bahwa bangsa Indonesia sangat majemuk ini membutuhkan dukungan konsep ekonomi yang saling membantu. Bila konsep ekonomi saling menjegal yang diterapkan, bangsa ini akan terpuruk ke dalam krisis ekonomi yang mungkin saja sangat sulit untuk dibenahi.


Paul A. Samuelson
Lahir: 1915
Lahir di: Gary, Indiana, Amerika Serikat
Gelar doctor dari Universitas Harvard
Umur: 96 tahun
  

          Samuelson bertanggung jawab dalam pengembangan ekonomi matematika pada abad 20. Samuelson menjadi terkenal karena tulisannya yang sangat berhasil yaitu buku teks pengantar ekonomi. Dalam semua karyanya samuelson berusaha membangun landasan matematika untuk gagasan ekonomi. Menurutnya teori ekonomi tanpa formalisasi adalah tidak sistematik dan tidak jelas. Samuelson hamya melihat matematika hanya sebagia alat. Metematika menerangkan argumentasi-argumentasi dan membuktikan dalil ekonomi yang dapat diuji secara empiris. Bidang lain dimana Samuelson cukup berperan dalam teori perdagangan bebas.

Samuelson juga merupakan tokoh penting yang membawa ekonomi Keynesian ke Amerika. Hal ini dilakukannya sebagi melalui buku pengantar ekonominya yang terkenal itu. Samuelson juga memberikan sumbangan terhadap ekonomi makro. Ia mengembangkan gagasan akselerator untuk memperlihatkan ketika ekonomi berkembang pembuat keputusan bisnis akan lebih optimis dan akan mempercepat atau meningkatkan pengeluaran investasi mereka.


Raden Bei Aria Wirjaatmadja

Raden Bei Aria Wirjaatmadja adalah perintis berdirinya Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang merupakan salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Pada awalnya beliau membentuk sebuah lembaga semacam Bank yang diberi nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank Der Inladsche Hoofden dan menjadi awal kegiatan Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia. Seiring bertambahnya modal pada tanggal 16 Desember 1895 didirikanlah secara resmi Bank Perkreditan Rakyat pertama di Indonesia dengan nama Hulp-en Spaarbank der Inlandsche Bestuurs Ambtenaren atau Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi yang berkebangsaan Indonesia (pribumi), yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI.
Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 Pasal 1 disebutkan bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Dalam masa perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, kegiatan BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah perjanjian Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada waktu itu melalui PERPU No. 41 tahun 1960 dibentuklah Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan dan Nederlandsche Maatschappij (NHM). Kemudian berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) No. 9 tahun 1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan.

Setelah berjalan selama satu bulan, keluar Penpres No. 17 tahun 1965 tentang pembentukan bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank Negara Indonesia unit II bidang Rural, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia unit II bidang Ekspor Impor (Exim).

Berdasarkan Undang-Undang No. 14 tahun 1967 tentang Undang-undang Pokok Perbankan dan Undang-undang No. 13 tahun 1968 tentang Undang-undang Bank Sentral, yang intinya mengembalikan fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor dipisahkan masing-masing menjadi dua Bank yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia. Selanjutnya berdasarkan Undang-undang No. 21 tahun 1968 menetapkan kembali tugas-tugas pokok BRI sebagai bank umum.

Kwik Kwian Gie
            Kwik Kian Gie  (lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, 11 Januari 1935; umur 76 tahun) adalah seorang ahli ekonomi dan politikus Indonesia
 keturunan Tionghoa.
Kwik menjabat sebagai Menteri Koordinator Ekonomi (1999 - 2000) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional & Ketua Bappenas (2001 - 2004). Kwik merupakan fungsionaris PDI-Perjuangan.
Selain itu, sebagai bentuk pengabdian di dunia pendidikan Indonesia, ia mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia.
            Kini memang sudah agak jarang terdengar nama Kwik Kwian Gie. Namun, Kwik yang merupakan adik Soe Hok Gie tokoh pergerakan mahasiswa pada tahun 1960-an, adalah seorang sosok pribadi ekonom yang sangat berdedikasi, jujur, dan apa adanya.
            Kwiklah yang berani membuat tulisan penuh kritikan terhadap Soeharto ketika pemerintahan Soeharto masih sangat kuat. Kwiklah yang dengan lantang menyuarakan adanya kebobrokan dalam dunia usaha di Indonesia yang penuh dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme kebablasan.
            Kwik juga yang mengkritik habis-habisan system ekonomi neoliberalisme yang dituduhkan kepada Budiono dan Sri Mulyani. Kwik sangat percaya bahwa ekonomi yang pas bagi Indonesia adalah ekonomi kerakyatan.
            Kwik sangat percaya bahwa setiap orang yang mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan dan meningkatkan kesejahteraannya. Tulisannya beberapa suratkabar Nasional sudah cukup menunjukan siapa dan bagaimana pandangannya terhadap ekonomi mikro dan makro Indonesia.

Anggito Abimanyu
Anggito Abimanyu (lahir di Bogor, 19 Februari 1963; umur 48 tahun)merupakan mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Ia pernah dinyatakan sebagai Wakil Menteri Keuangan namun kemudian batal dilantik.
Anggito kemudian menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kepala BKF pada 20 Mei 2010, yang diduga akibat batalnya pengangkatan dirinya menjadi Wakil Menteri Keuangan.Ia mulai tidak bertugas lagi sejak 24 Mei 2010.Ia dikabarkan akan kembali mengajar kembali sebagai dosen di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Anggito mangaku sebagai seorang musisi yang menyambi sebagai seorang ekonom dan pegawai negeri. Beliau yang berasal dari Yogyakarta ini memang mahir memainkan berbagai alat music.
Bersama dengan Dwiki Darmawan, beliau sering manampilkan permainan yang sangat mempesona. Ambimanyu kini kembali ke UGM dan mengajar lagi. Namun, pemikirannya terkini yang sempat menjadi bahan diskusi adalah merombak nilai tukar uang rupiah dan isu yang berkaitan dengan pencalonannya sebagai penggati Sriu Mulyani.
Bintang iklan produk herbal ini sepertinya tidak terlalu ambil pusing dengan semua itu. Baginya, bermainb basket dan bermusik lebih menyenangkandaripada memikirkan apa tanggapan orang terhadap isu-isu yang mengelilingi dirinya. Kesederhanaan ahli ekonomi ini sangat terlihat dari sikap dan pembawaannya sehari-hari. Mungkin juga ini merupakan citra orang-orang UGM. Yogya telah menempanya menjadi seorang yang low profil.

Franco Modigliani
Franco Modigliani (18 Juni 1918  25 September 2003) adalah tokohAmerika Serikat kelahiran Italia yang memenangkan Penghargaan Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel 1985 untuk 2 sumbangan. Yang pertama adalah "analisisnya pada perilaku penabung rumah tangga". Di awal 1950-an Modigliani, yang mencoba memperbaiki fungsi konsumsi Keynes, memperkenalkan "siklus hidup" model konsumsinya. Gagasan dasar itu adalah pandangan umum, namun kurang berpengaruh untuk alasan itu. Ia menyatakan sebagian besar orang ingin memiliki tingkat konsumsi yang cukup stbil. Sebagai contoh, jika penghasilan mereka rendah di tahun itu, namun berharap tinggi pada tahun berikutnya, mereka tak mau hidup seperti orang miskin. Maka pada tahun-tahun penghasilan tinggi, Modigliani menyatakan, orang menabung. Mereka menghabiskan lebih dari pemasukan mereka pada tahun-tahun penghasilan rendah. Karena pendapatan mulai turun bagi orang muda yang baru memulai, kemudian bertambah pada tahun-tahun pertengahan, dan berkurang di saat pensiun, kata Modigliani, orang muda meminjam untuk menghabiskan pendapatannya, orang separuh baya banyak menyimpan, dan orang tua menghabiskan simpanannya.
Sumbangan kedua yang membuat Modigliani memenangkan Penghargaan Nobel adalah teorema Modigliani-Miller yang terkenal dalam keuangan badan. Modigliani, bersama dengan Merton Howard Miller, menunjukkan bahwa di bawah asumsi tertentu, nilai sebuah perusahaan bebas dari rasio utang ke keadilan.
Modigliani juga menulis salah satu artikel yang memulai studi harapan rasional ekonominya. Pada artikel yang terbit pada1954 ia dan Emile Grumburg menjelaskan bahwa orang mungkin mengantisipasi kebijakan dan UU pemerintah tertentu yang sesuai dengan itu. Meskipun Modigliani amat keberatan pada seberapa jauh studi harapan rasional telah berjalan dengan wawasan dasar ini.
Modigliani menganggap diri sebagai seorang pengikut John Maynard Keynes. Sebuah kartun di pintu kantornya pada1982 berkata: "Dengan izin Anda, saudara, saya ingin menawarkan suatu kata yang baik untuk kepentingan John Maynard Keynes." Modigliani meninggalkan Italia yang dikuasai fasisme pada 1939 karena ia adalah seorang Yahudi danantifasis. Ia menerima Ph.D. dari New School of Social Research pada 1944. Modigliani mengajar di situ dari 1944 hingga 1949 dan merupakan penasihat penelitian untuk Komisi Cowles di Universitas Chicago dari 1949 hingga 1952. Ia adalah profesor di Carnegie Institute of Technology dari 1952 hingga 1960, di Northwestern University dari 1960 hingga1962, dan di MIT sejak 1962 hingga kematiannya. Ia adalah pimpinan American Economic Association pada 1976.

Milton Friedman
Milton Friedman (31 Juli 1912  16 November 2006) adalah ekonomAmerika dan intelektual publik. Ia meninggal di San Francisco (California), karena gagal jantung. Lahir di New York, ia adalah bungsu empat bersaudara dari anak keluarga imigran Yahudi asal Ukraina.
Ia telah menyumbangkan sejumlah pemikirannya dalam makro-ekonomi,mikro-ekonomi, sejarah ekonomi, dan statistik kepengacaraan kapitalisme laissez-faire. Pada 1976, dia mendapat Penghargaan Hadiah Nobel "untuk pencapaiannya di bidang analisis konsumsi, teori dan sejarah moneter, dan demonstrasi kompleksitas dari kebijakan tentang stabilisasi".[1]
Sebagai ahli ekonomi yang legendaris dan memperjuangkan kebebasan individu, ia telah memengaruhi kebijakan ekonomi tiga Presiden Amerika Serikat, yaitu Richard Nixon, Gerald Ford, dan Ronald Reagan sertaPerdana Menteri Inggris Margaret Thatcher.
Dalam buku-bukunya, kolom Majalah Newsweek, dan sebuah show televisi publik, ia memperjuangkan kebebasan individu dalam ekonomi dan politik. Pejabat-pejabat Amerika Serikat memuji sumbangannya yang telah menyampaikan kepada jutaan orang sebuah pengertian manfaat ekonomi dari pasar bebas yang kompetitif. Ia sempat melihat pembaharuan pasar bebas menyebar ke bekas dunia komunis dan Amerika Latin. "Saya harap apa yang saya tulis menyumbang ke hal itu, tetapi itu bukanlah kekuatan yang menggerakkan. Orang-orang seperti saya, apa yang lakukan adalah menjaga gagasan-gagasan ini terbuka sampai waktunya bila ketika (gagasan-gagasan) itu bisa diterima," katanya.
Bersama ietrinya (Rose), ia mendirikan yayasan dengan nama mereka pada 1996 guna mendorong dan menganjurkan hak orang tua dalam memilih pendidikan untuk anak-anak mereka.

John Maynard Keynes
John Maynard Keynes [ˈkeɪns], 1st Baron Keynes of Tilton (lahir diCambridge, Cambridgeshire, Britania Raya, 5 Juni 1883 – meninggal diEast Sussex, Inggris, 21 April 1946 pada umur 62 tahun) adalah seorang ahli ekonomi Inggris. Ide-idenya yang radikal mempunyai dampak luas pada ilmu ekonomi modern. Ia terutama menjadi terkenal dengan karyanya; 
Dalam karyanya Keynes menulis bahwa Pemerintah kadangkala harus menstimulasi pertumbuhan ekonomi, terutama pada saat konjungturlemah.

Keynes adalah seorang ekonom mashyur yang dikenal dengan bukunya “The General Theory of Employment, Interest, and Money” (Teori Umum atas Kesempatan Kerja, Suku Bunga dan Uang). Keynes untuk pertama kalinya menawarkan suatu gagasan mengenai teori permintaan dan penawaran dalam hubungannya dengan hasil produksi (output). Keynes menunjukkan bahwa jika penawaran lebih besar dari permintaan, maka roda perekonomian atau seluruh kegiatan produksi harus diperlambat atau diturunkan agar system ekonomi dapat kembali seimbang pada suatu tingkatan yang berada dibawah penggunaan tenaga kerja yang optimum. Dan perekonomian suatu negara hanya dapat berlangsung apabila tingkat permintaan rakyat, tingkat permintaan dari sector produksi, juga tingkat pengeluaran pemerintah ikut tinggi. Semua itu akan meningkatkan tingkat investasi yang tentu saja akan meningkatkan tingkat kesempatan kerja, hingga pada akhirnya tingkat pengeluaran rakyatpun akan naik pula, sehingga dengan akan menggerakkan perekonomian suatu Negara.
Pada bukunya obyek penelitian Keynes lebih tertuju pada hal-hal yaitu ekonomi makro, ekonomi jangka panjang, ekonomi moneter, dan perubahan kuantitas. Keynes mulai dikenal didunia internasional berkat buku pertamanya yang berjudul “The Economics Consequences of Peace” ( 1915 ). Sekitar tahun 1923 menulis buku kembali yang berjudul “A Tract of Monetary Reform”, tahun 1926 menulis buku yang berjudul “The End of Laissez Faire” dan pada tahun 1930 menulis buku berjudul “A Treatise on Money”.
Tahun 1940 Keynes menjadi penasihat ekonomi Pemerintah Inggris, kemudian tahun 1941 menjadi Gubernur Bank Inggris dan tahun 1942 ia mendapat gelar kehormatan dari Kerajaan Inggris dan memperoleh nama Baron Keynes dari Tilton.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar